Just another WordPress.com site

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

>

Teman-teman… ada yang pernah baca buku ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang Tersembunyi’ ? saya jamin belum atau mungkin sudah ada yang baca, karena memang buku ini diterbitkan secara terbatas terutama untuk menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. 
Sejarah Majapahit yang dikenal selama ini di kalangan masyarakat adalah sejarah yang disesuaikan untuk kepentingan penjajah (Belanda) yang ingin terus bercokol di kepulauan Nusantara. Akibatnya, sejarah masa lampau yang berkaitan dengan kawasan ini dibuat untuk kepentingan tersebut. Hal ini dapat pula dianalogikan dengan sejarah mengenai PKI. Sejarah berkaitan dengan partai komunis ini yang dibuat dimasa Orde Baru tentu berbeda dengan sejarah PKI yang dibuat di era Orde Lama dan bahkan era reformasi saat ini. Hal ini karena berkaitan dengan kepentingan masing-masing dalam membuat sejarah tersebut.
Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat.
Apa yang diungkapkan oleh buku ini tentu memiliki bukti berupa fakta dan data yang selama ini tersembunyi atau sengaja disembunyikan. Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majapahit sesungguhnya adalah kerajaan Islam atau Kesultanan Majapahit yang disarikan dari buku ” Herman Sinung Janutama, ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Yang Tersembunyi’, LJKP Pangurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta. Edisi Terbatas Muktamar Satu Abad Muhammadiyah Yogyakarta Juli 2010 oleh Pahrudin HM, MA adalah sebagai berikut:
1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’. Koin semacam ini dapat ditemukan dalam Museum Majapahit di kawasan Trowulan Mojokerto Jawa Timur. Koin adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah kerajaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sangat tidak mungkin sebuah kerajaan Hindu memiliki alat pembayaran resmi berupa koin emas bertuliskan kata-kata Tauhid.

2. Pada batu nisan Syeikh Maulana Malik Ibrahim yang selama ini dikenal sebagai Wali pertama dalam sistem Wali Songo yang menyebarkan Islam di Tanah Jawa terdapat tulisan yang menyatakan bahwa beliau adalah Qadhi atau hakim agama Islam kerajaan Majapahit. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Agama Islam adalah agama resmi yang dianut oleh Majapahit karena memiliki Qadhi yang dalam sebuah kerajaan berperan sebagai hakim agama dan penasehat bidang agama bagi sebuah kesultanan atau kerajaan Islam.
3. Pada lambang Majapahit yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata yang beraksara Arab ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada lambang Majapahit ini. Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang memakai simbol-simbol Islam.
4. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah seorang muslim. Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda, Prabu Guru Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan yang mengajarkan hidup prihatin layaknya ajaran-ajaran sufi, sedangkan neneknya adalah seorang muslimah, keturunan dari penguasa Sriwijaya. Meskipun bergelar Kertarajasa Jayawardhana yang sangat bernuasa Hindu karena menggunakan bahasa Sanskerta, tetapi bukan lantas menjadi justifikasi bahwa beliau adalah seorang penganut Hindu. Bahasa Sanskerta di masa lalu lazim digunakan untuk memberi penghormatan yang tinggi kepada seseorang, apalagi seorang raja. Gelar seperti inipun hingga saat ini masih digunakan oleh para raja muslim Jawa, seperti Hamengku Buwono dan Paku Alam Yogyakarta serta Paku Buwono di Solo. Di samping itu, Gajah Mada yang menjadi Patih Majapahit yang sangat terkenal terutama karena Sumpah Palapanya ternyata adalah seorang muslim. Hal ini karena nama aslinya adalah Gaj Ahmada, seorang ulama Islam yang mengabdikan kemampuannya dengan menjadi Patih di Kerajaan Majapahit. Hanya saja, untuk lebih memudahkan penyebutan yang biasanya berlaku dalam masyarakat Jawa, maka digunakan Gajahmada saja. Dengan demikian, penulisan Gajah Mada yang benar adalah Gajahmada dan bukan ‘Gajah Mada’. Pada nisan makam Gajahmada di Mojokerto pun terdapat tulisan ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’ yang menunjukkan bahwa Patih yang biasa dikenal masyarakat sebagai Syeikh Mada setelah pengunduran dirinya sebagai Patih Majapatih ini adalah seorang muslim.
5. Jika fakta-fakta di atas masih berkaitan dengan internal Majapahit, maka fakta-fakta berikut berhubungan dengan sejarah dunia secara global. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol dibawah pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad yang dikatakan sebagai pembalasan terhadap sikap para penguasa Abbasiyah yang seringkali menghina dan menistakan keturunan Rasulullah. Akibatnya, Timur Tengah berada dalam situasi yang berkecamuk dan terjebak dalam kondisi konflik yang tidak menentu. Dampak selanjutnya adalah terjadinya eksodus besar-besaran kaum muslim dari Timur Tengah, terutama para keturunan Nabi yang biasa dikenal dengan ‘Allawiyah. Kelompok ini sebagian besar menuju kawasan Nuswantara (Nusantara) yang memang dikenal memiliki tempat-tempat yang eksotis dan kaya dengan sumberdaya alam dan kemudian menetap dan beranakpinak di tempat ini. Dari keturunan pada pendatang inilah sebagian besar penguasa beragam kerajaan Nusantara berasal, tanpa terkecuali Majapahit.
Sebenarnya masih banyak lagi bukti-bukti lain yang belum terungkap dan belum sempat terposting blog ini. Tentunya semua fakta bersumber dari data-data yang valid. Kemarin saya sempat baca buku API Sejarah, tapi hanya sedikit yang sempat saya baca, walau begitu sangat banyak fakta mencengangkan yang selama ini disembunyikan.  Saya jadi penasaran meneruskan untuk membacanya. InsyaAllah lain kali kita akan mengetahui bersama fakta-fakta lain tentang sejarah-sejarah tersembunyi bangsa ini terutama yang berhubungan dengan Islam. Bagi teman-teman yang punya info yang berhubungan dishare juga ya… thanks… :)
Wallahu A’lam….

>

Yang pernah sekolah atau kuliah mungkin sudah pernah tahu tentang nama fibbonacci. Dia adalah seorang ahli matematika yang hidup pada abad pertengahan di Aljazair. Semasa kecilnya pernah berguru kepada seorang ahli matematika Muslim, hingga akhirnya Fibonacci membawa ilmu Golden Ratio yang mengguncangkan Eropa dan dunia. Pada postingan saya tanggal 8 Januari the golden ration sudah sedikit kita ketahui.
Golden Ratio benar-benar terobosan ilmu pengetahuan yang mencengangkan. Kenapa? bagaimana tidak, hampir semua sisi kehidupan, bahkan desain alam semesta sampai sudut terkecilpun menggunakan the golden ration. Tuhan benar-benar Maha Pintar! … Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya. (QS. Ar Ra’d, 13: 8)
Bahkan sampai posisi kabah pun ada hubungannya dengan golden ratio. Ini mungkin sebuah alasan matematis Allah, mengapa Kabah ditempatkan di kota mekah. Ka’bah ditetapkan sebagai arah bersujud, tempat konvensi miliaran umat Islam. Orang-orang Muslim, yang sanggup, diwajibkan untuk pergi ke sana melakukan ibadah haji. Semoga kita dimampukan Allah untuk pergi haji. amiin… :)
Allah – Sang Pencipta selalu menggunakan nomor yang sama dalam berbagai peristiwa di alam semesta, dalam pulse jantung kita, rasio aspek spiral DNA, didesain khusus yang disebut alam semesta dodecehadron, dalam aturan array daun tanaman yang disebut phylotaxy, dalam bentuk serpihan salju, kristal, dalam struktur spiral banyak galaksi. Sang Pencipta menggunakan nilai yang sama, Golden Ratio – 1,618 ….
Nilai Rasio ini juga digunakan untuk desain arsitektur, bahkan Piramida di Mesir. Kepler astronom terkenal, Mendefinisikan Angka ini sebagai Penemuan yang Terbaik. Banyak pelukis terkenal, insinyur dan arsitek, seperti Leonardo Da Vinci, telah menggunakan rasio ini dalam karya seni mereka selama ratusan tahun.

Lalu dimana hubungan Golden Ratio dengan kabah? untuk lebih jelasnya silahkan tonton video di bawah ini saja. Terkadang pake audio visual kita jadi lebih paham, ketimbang membaca (bagi yg gk suka baca sih… he_he)

Golden Ratio – Pada Al Qur’an – Bukti letak kabah secara kontekstual ternyata juga berhubungan dengan the golden ratio… wooow…
golden-ratio-quran

Hubungan antara Kota Mekah dan Golden Ratio jelas terukir dalam Surah Ali Imran’s (bagian dari Al Qur’an) ayat 96. Jumlah total semua huruf dari ayat ini adalah 47. Menghitung Golden Ratio dari total surat, kata Mekkah tersirat : 47/1.618 = 29,0. Terdapat 29 surat-surat dari awal sampai ayat kata, Makkah seperti dalam peta dunia. Jika hanya satu kata atau huruf yang hilang dalam surat tersebut, rasio ini tidak pernah bisa dipakai. Dengan tanpa batas, kita telah melakukan proses yang sama yang kita laksanakan pada peta dunia dan menyaksikan koherensi mulia sejumlah surat yang mengungkapkan hubungan antara Mekah dan Golden Ratio.

Penemuan mengenai hubungan antara Golden Ratio, Mekkah, Ka’bah dan Qur’an telah meningkat dari hari ke hari. Pada gambar, itu menunjukkan bahwa pengukuran dengan rasio emas kompas yang juga dikenal sebagai Leonardo kompas, membuktikan bahwa kota Mekah terletak di Golden Ratio Point of Saudi sementara Ka’bah terletak di Mekah Golden Ratio City. Bahkan saya pernah baca sejarah, dulu nol meridian ada di kota mekkah yang ditetapkan oleh ahli kebumian muslim, karena liciknya orang2 barat lalu dipindahlah nol meridian di Greenwich yang sekarang jadi patokan waktu seluruh dunia, insyaAllah hal ini akan kita bahas di lain waktu.  ^_^

>The Golden Ratio ?

>

Saat asyik-asyik browsing di youtube.com saya gak sengaja nemu the golden ratio. Saat lihat videonya saya kurang mudeng, apa itu the golden ratio, maklum narasi videonya pake bahasa Inggris jadi saya gak begitu paham, tapi saya terusin aja lihatnya…. he_he. ni videonya kalo mau nonton… 

Kalau diartikan secara kasar sih artinya perbandingan emas, tapi apakah itu arti yang dimaksudkan? akhirnya karena rasa ingin tahu, saya cari-cari deh. Setelah saya cari-cari di sana sini akhirnya dapat beberapa info. Dari wikipedia saya dapatkan info berikut :
The golden ratio is an irrational mathematical constant , approximately 1.6180339887 
kalau diterjemahkan pake google translate jadi
Rasio emas adalah irasional matematika konstan , sekitar 1,6180339887

Itu saja belum cukup, saya dapat info dari blog teman, http://prayudi.wordpress.com yang sumbernya dari harun yahya, wikipedia, dan Phi Number. yang intinya kayak gini,
Golden ratio itu diperoleh dari pembagian satu angka dalam deret Fibonacci dengan angka sebelumnya. Sedangkan deret Fibonacci   adalah deret yang terbentuk dengan masing-masing angka dalam deret tersebut merupakan hasil penjumlahan dari dua angka sebelumnya.
Contoh deret Fibonacci itu adalah : 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377…
Sedangkan hasil pembagiannya, bernilai sama setelah angka ke-13 :
233/144 = 1,618
377/233 = 1,618
610/377 = 1,618
987/610 = 1,618..dst
Nilai 1,618 inilah yang dikemudian dikenal dengan Golden Ratio dan kemudian dilambangkan dengan φ (Phi, dan jangan sampai keliru dengan  pi=3.14..).

Terus apa gunanya the golden ratio ? nahh,,, ternyata sangat banyak gunanya angka perbandingan ini, sehingga sampai begitu pentingnya, maka sampai dinamakan golden ratio! itu dugaan saya saja. Beberapa bidang yang telah menggunakan teori ini adalah estetika,  arsitektur, lukisan,  Book design, studi perseptual, musik, seni patung kontemporer, desain industri, dsb. Bahkan alam semesta yang diciptakan Tuhan ini juga menggunakan prinsip golden ratio. Hebaaat… subhanallah…
Jadi Allah menciptakan alam semesta juga dengan ilmu matematika, dalam al-qur’an disebutkan : 

… Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya. (QS. Ar Ra’d, 13: 8)

 Sebenarnya masih banyak lagi info tentang the golden ratio yang belum saya ketahui, masih dalam pencarian lebih lanjut. Lain kali InsyaAllah saya akan posting  hal-hal terkait dalam rangka belajar tentang hidup dan kehidupan ini. Saya masih penasaran. Tolong juga pada teman-teman, kalau ada info share juga ya… ^_^ 

>

Dua bulan lalu, masih dalam tahun 2010, saya download film (maklum udah hoby…he_he)”Sang Murabi” yang tokoh utamanya Ustadz Rahmat Abdullah (alm). Film itu sebenarnya dibuat untuk mengenang jasa-jasa beliau dalam memperjuangkan Islam di negeri ini. Banyak hal baru tentang warna perjuangan Islam yang baru saya ketahui dan pahami terutama tentang dakwah di negeri kita tercinta, Indonesia Raya Merdeka. Untuk mengingat-ingat lagi pesan-pesan beliau dalam film itu, saya posting saja di blog ini.
Berikut beberapa nasehat2 beliau. 

“Jadi, akh, berda’wah itu mirip dengan pekerjaan seorang petani. Biji yang ditanam tidak cukup hanya dibenamkan ke tanah lalu ditinggalkan. Kemudian kita berharap akan kembali pada suatu hari untuk memetik hasilnya… Mustahil itu ! Mustahil !
Jadi, para mad`u (pengikut da’wah) kita harus di-ri’ayah (dirawat), ditumbuhkan, diarahkan, dinasehati sampai dia benar-benar matang. Dijaga alur pembinaannya, ditanamkan motivasi-motivasi, dibangun keikhlasan mereka, didengarkan pendapat-pendapatnya, bahkan kita perlu sesekali bepergian dengannya. Agar kita memahami betul watak kader da’wah kita sebenarnya……”

Pesan itu juga dapat teman2 temukan di majalah Saksi edisi Juli 2005 yang judul aslinya: Nasehat (Alm) Ustadz Rahmat Abdullah Kepada Ust. Tifatul Sembiring. Juga teman2 temukan di website resmi DPD PKS kota Denpasar karena memang beliau adalah mantan Ketua Majelis Syuro atau Majelis Pertimbangan (MPP) Partai Keadilan Sejahtera  periode 1999-2005. Semoga perjuangan dan dakwah beliau dapat diteruskan oleh generasi muda penerus perjuangan Islam untuk Indonesia dan Dunia.

>Selalu Waktu

>Sudah lama saya tidak update blog karena jarang ng-Net… he_he,, bingung mau posting apa. Tiba2 saya teringat salah satu puisiku yang lama tak “terhiaraukan”, jadi coba aja saya posting di blog ini,,, ini dia…. :

Selalu Waktu

Selalu waktu
Selalu dan selalu waktu
Yang selalu dan selalu waktu
Selalu waktu
Dan waktu ..
Selalu terucap
Selalu dan selalu terucap
Yang selalu dan selalu terucap
Selalu terucap …
Dan terucap …
Selalu terlupa
Selalu dan selalu terlupa
Yang selalu dan selalu terlupa
Selalu terlupa …
Dan terlupa …
Selalu dikejar
Selalu dan selalu dikejar
Yang selalu dan selalu dikejar
Selalu dikejar …
Dan dikejar …
Selalu tersia-sia
Selalu dan selalu tersia-sia
Yang selalu dan selalu tersia-sia
Selalu tersia-sia …
Dan tersia-sia …
Selalu dijaga
Selalu dan selalu dijaga
Yang selalu dan selalu dijaga
Selalu dijaga …
Dan dijaga …
Selalu tercuri
Selalu dan selalu tercuri
Yang selalu tercuri
Selalu tercuri
Dan tercuri
Selalu Waktu
Yang selalu dan selalu terucap
Yang selalu dan selalu terlupa
Yang selalu dan selalu tersia-sia
Yang selalu dan selalu dijaga
Yang selalu dan selalu tercuri …
Waktu
Selalu dan selalu waktu . . .
Selalu waktu dan selalu . . .
Selalu . . .
Waktu . . .
di tahun 2011 ini dan seterusnya, semoga kita bisa memanfaatkan waktu dengan baik. amiiin. 

>

Untuk seluruh umat muslim di seluruh dunia, saya ucapkan selamat tahun baru hijriyah 1432 H. Semoga ucapan, tulisan, dan gambar yang saya sampaikan lewat blog ini dan juga facebook maupun dunia nyata tidak hanya menjadi gembar-gembor tahunan yang hanya keluar tanpa makna. Apa sih artinya ucapan “selamat”, jika tak dibarengi dengan niat untuk menjadi lebih baik ? bukankah tahun hijriyah berawal berdasarkan hijrahnya kaum muslim mekah ke madinah? ya itu memang benar. Tapi apa hubungannya dengan niat untuk menjadi lebih baik? nahh… oke teman, saya ingin sedikit berbagi tentang ini,,,


Kita mulai dari Hijrah. Bagi yang sudah tahu, biar lebih tahu, yang belum tahu, lanjut, simak ya…

Hijrah (Arab:هِجْرَة) berarti pindah atau migrasi dalam bahasa Indonesia. Hijrah merupakan suatu cara yang dilakukan oleh para nabi, untuk melepaskan diri dari alam kebatilan (kondisi dimana manusia tidak hidup dengan Kitab Allah). Dalam kitab suci Al-qur’an dikenal istilah: Iman-Hijrah-Jihad, yang berarti bahwa hijrah muncul dan dilakukan karena dorongan Iman atau percaya bahwa kehidupan yang tidak berpedoman kepada Kitab Allah adalah kekafiran, yang akan membawa manusia pada kebinasaan dan kehancuran. [wikipedia]
Menurut yang saya ketahui sendiri, boleh percaya atau tidak, hijrah merupakan perpindahan dari tempat/keadaan/kondisi  yang kurang baik/tidak baik menuju yang lebih baik. Seperti halnya dengan hijrah Nabi Muhammad SAW dan para sahabat yang hijrah dari kota Mekah (kondisi yang kurang baik saat itu untuk perkembangan Islam) berpindah ke Madinah (kondisi yang lebih baik). Perpindahan biasa yang tanpa didasari dengan niat menjadi lebih baik bukan disebut hijrah, namun hanya sekadar disebut perpindahan saja dari satu titik ke titik lain.
Saya kira itu cukup untuk menjelaskan pengertian hijrah. Lalu apa hubungannya dengan pergantian tahun  baru hijriyah kali ini?
kata kuncinya ada pada “menuju lebih baik”, karena itulah arti dari hijrah. Perpindahan tahun dari 1431 ke 1432 H adalah tidak hanya sekedar dimaknai pertambahan kuantitas waktu yang bertambah berdasarkan aktifitas revolusi bulan terhadap bumi, namun sebaiknya berpindahnya juga diri kita secara emosional dan spiritual menjadi lebih baik terutama dalam meraih ridho Allah. Sehingga kita bisa menjadi lebih baik dan melakukan yang terbaik dalam kebaikan karena Allah.

 “Sesungguhnya amalan itu tergantung pada niatnya, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya (akan diterima) sebagai hijrah karena Allah dan Rasul-Nya, dan barangsiapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang hendak dinikahinya, maka ia akan mendapati apa yang ia tuju. (H.R Bukhari & Muslim)

Semoga di tahun 1432 Hijriyah ini, kita bisa benar-benar “hijrah” menuju “tempat” yang lebih baik. Saya yakin, insya-Allah, Allah akan memberikan kekuatan pada hamba-hamba-Nya yang benar-benar berniat untuk ‘hijrah” karena Allah, seperti halnya Allah memberikan kekuatan kepada Nabi dan para sahabatnya hijrah dari Mekah ke Madinna. Amiin.


wallahualam…. ^_^

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.